Senin, 28 November 2011

overflow-melangkah di tengah cacian (overflow. oleh:Bagas)

aku sendiri dalam pekat malam gelap dan curam.
tiada satu pun bentuk dan abstrak  yang terlihat di kedua bola  mataku.
berjalan di tengah jalan berjurang,
membuatku semakin tak berdaya.
ku berdiam menghantam semua kata-kata yang terdengar.
ku coba tabah menghadang cacian-cacian yang terlontar.
hingga kini tiada sepercik cahaya menghadap jalan terang.
hingga kini ku anggap diriku sebongkah diriku sebongkah sampah di tengah udara segar.
entah sampai kapan aku akan terus seperti ini..!
entah sampai kapan aku akan terus begini..!
bersedih ku melihat sosok yang kecewa karenaku..!
tak satupun hal yang membuatnya tersenyum bangga padaku..
dan mengapa tiada satu pun yang pernah menganggapku ada?
aku hanya bisa terdiam dan tersenyum lebar.
mungkin masa dan waktu akan menjawab semua pertanyaan ini..
aku yakin dan percaya tentang takdir dan harapan.
proses dimana aku menjadi mahkluk sejat...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar