Kamis, 24 November 2011

Tak Ada Presiden yang Nikahkan Anak di Istana Cipanas Selain SBY

Jakarta - Istana Cipanas akan menjadi saksi bisu bertautnya dua hati dalam ikatan suci bernama pernikahan. Ya, Ibas dan Aliya akan melangsungkan akad nikad di Istana Cipanas hari ini. Tahukah Anda, tidak ada presiden yang menggelar pernikahan anaknya di Istana Cipanas, selain Presiden SBY.

Catatan detikcom, hanya dua presiden di negeri ini yang menggelar pernikahan anak-anaknya saat menjabat sebagai Presiden yaitu Presiden Soeharto dan Presiden SBY. Soeharto menikahkan anaknya, Siti Hardiyanti Hastuti alias Tutut dan Indra Rukmana berbarengan dengan Sigit Harjojudanto dan Elsje Anneke Ratnawati pada 1972. Kedua pasangan itu menikah di Istana Bogor.

Perhelatan yang sama digelar kembali di Istana Bogor saat Presiden SBY menikahkan putra sulungnya, Letnan Satu Infanteri Agus Harimurti Yudhoyono dengan Annisa Larasati Pohan. Pernikahan itu digelar pada Juli 2005 silam. Selain kedua presiden itu, tidak ada presiden lain yang mantu saat menjabat.

Menurut Jubir Kepresidenen Julian Aldrin Pasha, Istana Cipanas dipilih sebagai tempat akad nikah Ibas yang bernama lengkap Edhie Baskoro Yudhoyono dengan Aliya karena dianggap pas. Kedua keluarga calon mempelai telah menyepakati pemilihan lokasi akad nikah.

Julian menjelaskan, sebagai presiden SBY memiliki hak istimewa menggunakan Istana Cipanas. "Presiden SBY sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan memiliki privilege untuk menggunakan Istana sebagai kediaman resmi ataupun kegiatan lain," ujarnya, Senin (21/11).

Bagi Ibas dan Aliya, Istana Cipanas juga menjadi tempat yang istimewa. Bagaimana tidak, di istana yang berada di Cianjur tersebut pada empat tahun lalu, Ibas-Aliya untuk pertama kalinya berkenalan dan melanjutkan hubungannya sebagai sepasang kekasih jarak jauh.

"Mereka pertama kenal kira-kira 4 tahun lalu di Istana Cipanas ketika ada acara sosial. Makanya Istana Cipanas 'sesuatu banget' untuk mereka," ungkap Ketua DPP PAN, Bima Arya Sugiarto.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar